Sunday, January 14, 2018

Indonesian Parent Pro Dan Kontra Lotus Birth

  Andini Putry       Sunday, January 14, 2018
Lotus birth ialah proses melahirkan bayi dengan tetap membiarkan tali sentra terhubung den Indonesian Parent Pro dan Kontra Lotus Birth
Pro dan Kontra Lotus Birth - Mungkin kalimat lotus birth di indera pendengaran kita cukup awam, tidak banyak yang tahu apa itu lotus birth? Lotus birth ialah proses melahirkan bayi dengan tetap membiarkan tali sentra terhubung dengan plasenta selama beberapa hari. Makara tali sentra dan plasenta yang melekat di pusar bayi tidak eksklusif dipotong usai ibu bersalin namun dibiarkan mengering sendiri dan kemudian terputus sendiri.

Melahirkan dengan metode lotus birth mulai di lirik ibu-ibu hamil alasannya ialah dianggap lebih alami dan menciptakan bayi mempunyai kekebalan badan lebih tinggi. Namun secara ilmu kedokteran, metode ini masih dianggap kontroversi dan sanggup berisiko untuk bayi.

Secara persalinan normal, saat bayi gres lahir maka tali pusar eksklusif diklem (dijepit) dan dipotong, sehingga terpisah dari plasenta atau ari-ari.

Sedangkan bila melahirkan dengan metode lotus birth, tali pusar tidak akan diklem sehingga masih ada hubungan antara plasenta dan bayi. Plasenta dibiarkan terhubung dengan bayi sampai alhasil kering dan puput (terlepas) dengan sendirinya dalam 3-4 hari.

Biasanya untuk menghilangkan bau, plasenta yang sudah ditempatkan di dalam ember atau mangkok besar dibiarkan kering dan diberi garam, bunga atau rempah-rempah yang mengeluarkan wewangian.

Melahirkan dengan metode ini dipercaya sanggup mencegah bayi kekurangan zat besi dan menciptakan bayi mempunyai kekebalan badan yang tinggi, alasannya ialah diklaim darah yang masih mengalir dari plasenta sanggup memperlihatkan perhiasan oksigen, masakan dan antibodi untuk si bayi.

Namun secara kedokteran, metode ini masih dianggap kontroversial dan belum ada penelitiannya secara ilmiah.

Terlebih lagi bila terjadi perkara rhesus darah ibu bertentangan dengan bayi. Semakin usang tali pusar dibiarkan, maka akan semakin banyak darah ibu yang tidak sesuai bercampur dengan darah bayi.

Dalam keadaan kurang sehat atau bayi tidak bugar, memang terkadang kita lakukan delay clamping (penundaan klem). Makara kita biarkan bayi tetap dengan ari-arinya, biar mendapat darah lebih banyak


Nah, anggapan inilah yang menciptakan orang-orang percaya bahwa metode lotus birth sanggup menambah kekebalan badan pada bayi yang gres lahir. Dengan lotus birth, bayi diperlukan mendapat lebih banyak darah yang mengandung oksigen, masakan dan antibodi.

Plasenta memang memproduksi antibodi, tapi kalau masih berada di dalam tubuh. Kalau sudah di luar ya sudah mati

Selain itu, darah yang masih ada di plasenta hanyalah sisa-sisa yang jumlahnya tidak seberapa. Secara rasional, menurutnya metode ini kurang sanggup dipertanggungjawabkan.

Karena itulah, metode ini belum sanggup diterima secara medis dan belum sanggup dipraktikkan di rumah sakit. Terlebih belum ada penelitian yang membuktikannya kondusif untuk ibu dan bayi.

Secara kedokteran juga tidak disarankan alasannya ialah belum ada penelitian. Di rumah sakit mana pun belum ada metode ini, biasanya hanya di rumah-rumah, bidan tertentu atau secara tradisional

metode ini banyak dipraktikkan di Bali alasannya ialah budaya Bali pun sangat mendukung.


Biasanya banyak di Bali alasannya ialah budaya Bali juga mendukung. Mereka menganggap metode ini sama dengan cara kelahiran Dewa Wisnu yang lahir secara utuh.

Demikian mengenai Pro dan Kontra Lotus Birth, semoga artikel ini sanggup menjadi manfaat buat kalian semuanya.



Jika ingin cepat hamil, silahkan klik benner di bawah ini :
Lotus birth ialah proses melahirkan bayi dengan tetap membiarkan tali sentra terhubung den Indonesian Parent Pro dan Kontra Lotus Birth
logoblog

Thanks for reading Indonesian Parent Pro Dan Kontra Lotus Birth

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment

Dilarang Spam