Seringkali orangtua atau sebagian dokter terburu-buru memvonis ASI kurang dengan merekomendasikan pemberian kuliner perhiasan sebelum usia 6 bulan dan menambahan susu formula. Padahal, problem utama gangguan berat tubuh pada bayi lantaran problem kemampuan minum yang buruk.
Gagal tumbuh pada bayi berarti bahwa bayi tidak tumbuh dan berkembang menyerupai yang diharapkan. Jika bayi tumbuh perlahan tapi mempunyai banyak energi, tampak sehat, dan perkembangan sesuai usia, maka bayi mungkin mengalami gagal tumbuh. Istilah "gagal tumbuh" berarti bayi tidak tumbuh secara normal. Bayi dengan problem berat kurang dan mungkin ukuran panjang bayi lebih kurang dengan jenis kelamin dan usia yang sama.
Kegagalan awal untuk berkembang biasanya lantaran problem menyusui. Jika bayi kehilangan lebih dari 7% dari berat lahir mereka atau tidak mendapat kembali dengan 2 minggu, kemungkinan bahwa menyusui tidak berjalan dengan baik. Ibu sanggup mempunyai kesulitan memproduksi ASI yang cukup jikalau mereka mengalami perdarahan yang hiperbola selama dan sesudah kelahiran.
Hal yang terpenting yaitu jangan terburu-buru menganggap ASI kurang atau menambahkan susu formula sebelum problem utamanya terdeteksi dan tertangani dengan baik. Karena bila terjadi kesalahan mencari penyebabnya maka akan mengorbankan manfaat ASI yang luar biasa bagi bayi anda.
Sangat penting untuk dicatat bahwa bayi tumbuh pada tingkat yang berbeda. Banyak bayi normal melalui periode singkat ketika mereka berhenti berat tubuh atau bahkan kehilangan sedikit berat badan. Namun, dokter kemungkinan akan khawatir hanya jikalau bayi tidak mendapat berat tubuh selama tiga bulan berturut-turut selama tahun pertama.
Seorang dokter sanggup mendiagnosis gagal tumbuh dengan memakai grafik pertumbuhan standar untuk plot berat tubuh anak, panjang dan lingkar kepala, yang diukur pada setiap ujian baik bayi. Bayi yang jatuh di bawah kisaran berat tubuh tertentu untuk usia mereka atau yang gagal untuk mendapat berat tubuh pada tingkat yang diperlukan mungkin membutuhkan penilaian lebih lanjut. Bayi yang gagal untuk berkembang juga akan memperlihatkan gejala keterlambatan mental, emosional dan fisik. Deteksi dini dan pengobatan yaitu penting untuk mencegah pertumbuhan permanen dan problem perkembangan.
Grafik pertumbuhan : Berapa banyak bayi saya harus tumbuh?
Usia Rata-rata pertumbuhan tinggi Rata-rata pertumbuhan berat
0-6 bulan 6-7 inci 7-12 pound (1 pound = 0,4536 gram)
6-12 bulan 3-4 inci 5-7 pound
1-2 tahun 4-5 inci 5-7 pound
sumber; the National Center for Health Statistics, 2000
Pertumbuhan mempunyai dampak terhadap aspek fisik, sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ tubuh. Di mana keduanya berjalan secara berkesinambungan dalam tubuh manusia. Faktor utama yang paling besar lengan berkuasa terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan.
Sehingga sangat penting untuk memantau tumbuh dan berkembangnya anak. Pemantauan pertumbuhan anak sanggup dipakai dengan rumus dan cara tertentu. tetapi yang paling baik bekerjsama yaitu dengan memantau melalui KMS atau frafik pertumbuhan anak yang ada dalam setiap buku kesehatan anak anda. Namun sayangnya grafik yang sangat penting tersebut tidak diisi bahkan sering diabaikan oleh orang renta bahkan oleh sebagian dokter.
Penyebab paling umum yaitu asupan nutrisi yang tidak memadai yang berarti bayi tidak mendapat cukup makan atau tidak mendapat cukup dari jenis kuliner yang tepat untuk meningkatkan kenaikkan berat badan. Penyebab gangguan kenaikkan berat tubuh tersebut hanya ada 2 faktor umum diantaranya si bayi minum tidak banyak atau produksi ASI kurang. Penyebab paling sering yaitu bayi mempunyai gangguan minum atau jumlah yang diminum sedikit.
Penyebab pertama: kemampuan minum bayi kurang
Langkah awal yang harus dipastikan yaitu apakah memang si bayi minumnya tidak banyak. Salah satu yang harus dilakukan yaitu mendeteksi problem sulit makan dan sulit minum pada bayi. Minum ASI hanya sebentar sekitar 5- 10 menit tapi sering. Dari pihak ibu sanggup diamati bahwa produksi ASI masih banyak sering tersisa dan masih sanggup dipompa sesudah anak final minum. Bila dibandingkan abang atau saudara kandungnya jumlah minum ASI sedikit dan sebentar. Saat usia 0 - 6 bulan bila pernah punya riwayat minum formula kemampuan minum hanya 60 - 75 cc sekali minum atau dikala usia 6 - 1 tahun hanya 90 cc sekali minum. Biasanya disertai gangguan kenaikkan berat tubuh dikala usia 0-4 bulan kenaikkan berat tubuh setiap bulan hanya naik < 800 gram. Kenaikan berat tubuh lebih buruk sesudah usia 4-6 bulan.
Pada gambar grafik kenaikan BB tidak pernah pada posisi di garis paling atas (KMS) Grafik kenaikkan BB agak datar sesudah usia 6 bulan. Gangguan lain yaitu Memuntahkan atau menyembur-nyemburkan kuliner yang sudah masuk di lisan anak dan menepis suapan dari orangtua atau sama sekali tidak mau memasukkan kuliner ke dalam mulut. Makan berlama-lama dan memainkan makanan.
Kesulitan menelan hanya mau makan kuliner cair, lumat dan tidak berserat. Kesulitan mengunyah tetapi eksklusif menelan makanan. Seorang bayi bisa mendapat susu kurang dari yang ia butuhkan jikalau mengisap lemah, jikalau ada lidah-dasi, atau jikalau bayi telah kesulitan bernapas. Bila lantaran faktor kemampuan bayi minum yang tidak banyak maka hal ini disebabkan lantaran permasalahan gagal tumbuh pada bayi.
Gangguan kenikan berat tubuh pada bayi menyusui seringkali disebabkan lantaran kemampuan minum ASI yang sedikit. Gangguan ini seringkali terjadi pada bayi dengan gangguan fungsi jalan masuk cerna atau imaturitas jalan masuk cerna atau ketidak matangan jalan masuk cerna belum sempurna. Gangguan ini sering terjadi pada penderita alergi makanan, gangguan hipersensitif jalan masuk cerna lainnya menyerupai seliak. Ternyata dikala gangguan fungsi jalan masuk cerna tersebut membaik diikuti perbaikan bermakna kemampuan minum bayi dan kenaikkan berat tubuh pada bayi. Pada keadaan menyerupai ini biasanya bayi tampak sehat, lincah dan bahkan sangat pintar.
Manifestasi Klinis Gangguan fungsi jalan masuk cerna yang harus dikenali pada bayi gagal tumbuh adalah:
- Sering muntah/kembung, sering "cegukan", sering buang angin, sering "ngeden /mulet", rewel/gelisah/colic (terutama malam hari),
- BAB sering atau BAB tidak tiap hari sering sulit atau "ngeden".
- Warna feses Hijau atau kadang hitam dan amis sangat tajam.
- Pada bayi dengan gangguan menyerupai ini biasanya tampilan perutnya tampak perut rata atau cekung atau sebaliknya perutnya tampak cembung lebih besar
- Mulut sensitif. Lidah sering timbul putih kadang sulit dibedakan dengan jamur (candidiasis) atau memang kadang juga disertai infeksi jamur. Bibir tampak kering atau kadang pada beberapa bayi bibir kepingan tengah berwarna lebih gelap atau biru. Produksi air liur meningkat, sehingga sering "ngeces (drooling) biasanya disertai bayi sering menjulurkan pengecap keluar atau menyembur-nyemburkan ludah dari mulut.
Manifestasi klinis lain yang menyertai pada bayi dengan hipersensitif jalan masuk cerna
- Kulit sensitif. Sering timbul bintik atau bisul kemerahan terutama di pipi, pendengaran dan kawasan yang tertutup popok. Kerak di kawasan rambut.Timbul bekas hitam menyerupai tergigit nyamuk. Mata, pendengaran dan kawasan sekitar rambut sering gatal, disertai pembesaran kelenjar di kepala belakang. Kotoran pendengaran hiperbola kadang sedikit berbau.
- Hidung Sensitif. Sering bersin, pilek, kotoran hidung banyak, kepala sering miring ke salah satu sisi (Sehingga beresiko kepala "peyang") lantaran hidung buntu, atau minum mayoritas hanya satu sisi kepingan payudara. Karena hidung buntu dan bernapas dengan lisan waktu minum ASI sering tersedak
- Keringat Berlebihan. Sering berkeringat berlebihan, meski memakai AC keringat tetap banyak terutama di dahi
- Saluran kencing. Kencing warna merah atau oranye (orange) denagna sedikit bentukan kristal yang melekat di papok atau diapers . Hal ini sering dianggap infeksi jalan masuk kencing, dikala diperiksa urine seringkali normal bukan disebabkan lantaran darah.
- Kepala, telapak tangan atau telapak kaki sering teraba sumer/hangat.
- Gangguan Hormonal. Mempengaruhi gangguan hormonal berupa keputihan/keluar darah dari vagina, timbul jerawat warna putih. timbul bintil merah bernanah, pembesaran payudara, rambut rontok, timbul banyak bintil kemerahan dengan cairan putih (eritema toksikum) atau papula warna putih.
Penyebab kedua: problem pemberian dan produksi ASI
- Bila tidak terdapat kondisi yang pertama tersebut di atas maka gangguan kenaikkan berat tubuh tersebut boleh dicurigai sebagai permasalahan pemberian AIi yang salah atau lantaran produksi ASI yang kurang.
- Penyebab produksi ASI kurang seringkali disebabkan lantaran riwayat operasi payudara sebelumnya atau kegagalan dari payudara untuk berkembang dengan baik selama masa cukup umur juga sanggup menimbulkan problem dengan produksi susu.
- Penjadwalan minum susu yang hiperbola atau membatasi menyusui telah menjadikan gagal tumbuh dalam beberapa bayi muda.
- AAP merekomendasikan bahwa bayi diberi makan segera sesudah mereka memperlihatkan gejala kelaparan menyerupai berusaha makan tangan mereka atau menjadi lebih aktif, dan tentunya mereka harus diberi makan jikalau mereka menangis. Tanda kenaikan berat tubuh rendah atau jikalau bayi kehilangan lebih dari 7% dari berat lahir atau belum kembali berat tubuh lahir dengan investigasi ahad 2 ,
- Bayi dengan gagal tumbuh akan membutuhkan kuliner ekstra dikala ibu bekerja mengusahakan suplai ASI.
Penanganan
Bayi yang tidak berkembang menyerupai yang diperlukan dikala pemberian ASI harus dievaluasi oleh tim seorang andal intervensi dini, dokter rehabilitasi medis, dokter anak minat tertentu sesuai dengan gangguan pada bayi, dokter bayi anda, dan tim laktasi harus bekerja sama sebagai tim untuk memaksimalkan pertumbuhan bayi.
Bila penyebabnya dicurigai lantaran faktor kemampuan minum ASI yang buruk maka harus diidentifikasi penyebabnya. Bila manifestasi gangguan jalan masuk cerna terdapat pada bayi maka sebaiknya dilakukan konsultasi dengan dokter anak minta alergi anak atau gastroenterologi anak. Bila terdapat gangguan organik lainnya harus dikonsultasikan pada dokter anak dengan peminatan yang sesuai.
Bila gangguan kenaikkan berat tubuh hanya semata lantaran faktor yang kedua atau lantaran jumlah ASi kurang maka sanggup dikonsultasikan pada dokter anak atau konselor laktasi
Tidak ada salahnya untuk memperlihatkan menyusui bayi lebih hanya untuk memastikan ia tidak lapar. Ini akan membantunya tumbuh terbaik. Untuk bayi untuk tumbuh dengan baik sementara menyusui, penting untuk mendapat pemberian baik dengan teknik kait.
Jika bayi Anda tidak membutuhkan kuliner tambahan, yang terbaik yaitu untuk merangsang suplai dan membantu bayi berguru untuk menyusui lebih baik.
Jangan terburu-buru mencari penyebab lain yang sangat banyak bila sudah ditemui gangguan fungsi jalan masuk cerna. Sayangnya gangguan fungsi jalan masuk cerna tersebut seringkali selama ini dianggap normal. Karena investigasi aneka macam macam penyebab gangguan gagal tumbuh sangat banyak dan menyita biaya sangat besar. Bila gangguan fungsi jalan masuk cerna pada bayi membaik biasanya akan diikuti kemampuan minum membaik dan kenaikkan berat tubuh yang membaik. Bila tidak membaik bisa saja dilakukan investigasi untuk mencari penyebab lainnya dengan melaksanakan konsultasi ke dokter seorang andal anak tertentu sesuai kecurigaan yang ditemui.
Hal yang terpenting yaitu jangan terburu-buru menganggap ASI kurang atau menambahkan susu formula dan memberi kuliner perhiasan sebelum usia 6 bulan sebelum problem utamanya terdeteksi dan tertangani dengan baik. Karena bila terjadi kesalahan mencari penyebabnya maka akajn mengorbankan manfaat ASI yang luar biasa bagi bayi anda.
Demikian mengenai Penyebab Bayi Gagal Tumbuh, biar postingan kali ini bisa bermanfaat buatkalian semuanya.
sumber:

No comments:
Post a Comment
Dilarang Spam